Kepala Desa dan penduduk merasa sangat berterima kasih dengan bantuan Lynx dan Leena, namun karena prinsip teguh yang mereka pegang untuk bersikap netral, mereka merahasiakan mengenai identitas penyerang mereka, keluarga Baihuan. Pimpinan penyerang mengatakan dengan jelas tujuan mereka ingin menangkap para alchemist untuk membantu keluarga Baihuan, namun mereka tidak ingin memperpanjang masalah dan tetap berusaha bersikap netral.

Setelah memastikan semua penduduk benar-benar aman, Lynx dan Leena duduk bersama kepala desa di sudut perkampungan. Mereka menatap hamparan kebun yang dipenuhi tanaman hasil budidaya para warga. Pandangan Lynx terhenti pada sejenis tumbuhan aneh yang belum pernah ia lihat seumur hidupnya.

"Kepala desa, tanaman apa ini? Mengapa aku tidak pernah menemukannya? Bentuknya sangat mirip dengan Inferno Creeper, tanaman merambat api yang biasanya hanya tumbuh di kawah gunung berapi," tanya Lynx dengan penuh rasa ingin tahu.

Kepala desa tertegun. Jarang sekali ada orang luar yang mampu mengenali asal-usul tanaman ini.

"Tuan Xiao, pengamatan anda sungguh tajam. Benar sekali, tanaman ini memang ada kaitannya dengan Inferno Creeper. Namanya flamevine scarlet, dan hanya tumbuh di desa kami. Ini adalah hasil penelitian para leluhur. Mereka melakukan persilangan antara tanaman spiritual Inferno Creeper dan Bloodleaf Herb," jelas kepala desa dengan nada bangga.

Lynx dan Leena saling berpandangan, kaget dengan apa yang mereka dengar.

"Persilangan tanaman? Jadi dunia ini sudah mengenal hal semacam itu," batin mereka berdua.

Leena yang tidak memahami tanaman spiritual menatap Lynx dengan tatapan meminta penjelasan.

"Bloodleaf Herb ini tanaman obat yang memperkuat vitalitas darah. Biasanya berwarna merah gelap." Lynx menjelaskan agar Leena memahaminya.

Kepala desa melanjutkan, suaranya penuh hormat seakan menceritakan warisan berharga.

"Para leluhur kami percaya setiap tanaman adalah wadah energi dunia. Mereka tidak hanya mengandalkan teknik bercocok tanam, melainkan juga memadukannya dengan formasi qi, pengorbanan spiritual, serta pemahaman mendalam tentang harmoni lima elemen. Dengan menyatukan dua esensi tanaman yang berbeda melalui formasi khusus, lahirlah generasi baru yang melampaui induknya."

Ia memetik sehelai daun flamevine scarlet lalu mengeluarkan artefak berbentuk batu permata yang mengeluarkan api kecil. Begitu daun itu disentuhkan pada nyala api, hawa panas yang meledak dari dalamnya membuat udara di sekitar bergetar.

"Kalian lihat sendiri. Tanaman ini mustahil muncul secara alami. Inilah hasil tangan leluhur kami."

Lynx mengamati dengan takjub. Buku Pengobatan maupun ingatan leluhur Xiao Tang sekalipun tidak ada membahas mengenai tanaman ini. Ia mendekat lalu berkata dengan sopan, "Kepala desa, bolehkah aku meminta beberapa batang tanaman flamevice scarlet ini?"

"Tentu saja, tentu saja. Anda adalah penyelamat desa kami. Ambil sebanyak yang anda perlukan, Tuan Xiao," jawab kepala desa dengan cepat.

Lynx tersenyum kecil, lalu mencabut beberapa batang flamevine scarlet dan mencari tempat yang tenang. Ia duduk bersila, menaruh batang-batang itu di hadapannya, lalu mengangkat tangan kanan. Api spiritual biru muncul di telapak tangannya, bergetar lembut tetapi memancarkan panas yang membuat udara di sekitar berubah drastis.

Kepala desa terperangah. "Api biru? Api paling murni? Jangan-jangan... dia juga memiliki kemampuan alchemist?" bisiknya lirih, hampir tak percaya.

Ia menoleh ke Leena dengan ragu. "Nyonya, apakah Tuan Xiao seorang alchemist? Apa yang sedang dia lakukan?"

Leena tersenyum lembut. "Dia bukan alchemist seperti yang kau bayangkan. Tapi dia bisa memurnikan pil. Mungkin saat ini dia sedang mencobanya."

Kepala desa semakin bingung. "Memurnikan tanpa tungku? Itu tidak masuk akal."

Namun matanya tak bisa lepas dari apa yang ia saksikan. Api biru milik Lynx membakar batang pertama flamevine scarlet. Batang itu tidak meledak, malah meresap, sari merah tua yang terkandung di dalamnya terkumpul di udara bagaikan butiran darah yang berkilau. Batang kedua ia gabungkan, lalu meneteskan esensinya ke kumpulan pertama. Suhu api tetap stabil, kotoran demi kotoran keluar dalam bentuk asap tipis yang terangkat perlahan.

Proses itu berlanjut hingga empat batang flamevine scarlet menyatu. Lynx mengendalikan tekanan spiritualnya, memadatkan cairan merah tua itu hingga api biru melingkupinya rapat. Perlahan-lahan cairan itu berubah bentuk menjadi sepuluh pil bulat berwarna merah menyala, di permukaannya terukir urat tipis berwarna biru seperti garis hidup.

Wangi tajam bercampur hangat menguar ke sekeliling, membuat kepala desa bergidik. Tubuhnya seolah dipenuhi tenaga baru. Leena sendiri merasakan Qi spiritual unsur api dalam dirinya bergejolak, lautan kesadarannya bergetar menerima pancaran energi dari pil itu.

Kepala desa menelan ludah. "Dia... dia benar-benar memurnikan pil tanpa tungku. Astaga... lihat itu. Garis vena... satu... dua... tiga... tidak mungkin... ini pil kualitas surgawi."

Lynx hanya tersenyum tipis. "Namanya Scarlet Soul Pill. Pil tingkat lima, kualitas surgawi."

Kepala desa terdiam, wajahnya dipenuhi keterkejutan. Sejak ratusan tahun terakhir, hampir tidak ada alchemist yang bisa menembus pil tingkat empat, itupun kualitas rendah. Bahkan alchemist desa Linxi yang terkenal dengan desa para alchemist hanya bisa membuat pil tinggi dengan bantuan formasi alam. Tanaman flamevine scarlet bagi mereka hanyalah pelengkap ritual, bukan bahan inti pil karena sifatnya yang mudah meledak saat terkena panas.

"Tuan Xiao... apa fungsi pil ini? Aku tidak pernah mendengar namanya," tanya kepala desa dengan suara bergetar.

"Khasiatnya memperkuat inti spiritual bagi kultivator berunsur api, mempercepat regenerasi Qi," jawab Lynx. Ia menoleh pada Leena, lalu menyerahkan pil itu padanya. "Sayang, simpan ini. Saat waktunya tiba, minumlah di desa. Meski hanya tingkat lima, pil ini bisa membantu meningkatkan kekuatanmu."

Leena menerima pil itu dengan tatapan penuh kehangatan dan menyimpannya di cincin penyimpanan.

"Tuan Xiao, anda ternyata alchemist sejati. Saya bahkan tidak bisa membayangkan seseorang membuat pil tanpa bantuan formasi tapi anda justru dapat membuatnya dengan mudah dan cepat tanpa tungku," puji kepala desa dengan takjub.

Lynx menatap kepala desa, nada suaranya tenang namun ingin tahu. "Kepala desa, saya melihat kalian semua rata-rata berada di ranah Forging Qi. Bagaimana bisa kalian membuat pil tingkat tinggi? Dari aromanya, kurasa kalian sering membuat pil tingkat tiga?"

Kepala desa tersenyum bangga, dadanya mengembang. "Tuan Xiao, sudah bukan rahasia lagi kemampuan desa kami sebagai peneliti berbagai jenis tanaman baru dan memurnikan pil tanpa banyak menggunakan qi spiritual. Meski hasilnya tidak secepat dan sepraktis yang Tuan buat, teknik ini sangat membantu kami yang tidak memiliki ranah tinggi."

Ia melanjutkan, suaranya serius namun bersemangat. "Panas yang dibutuhkan untuk menyuling pil tingkat tinggi di hutan itu tidak berasal dari api qi spiritual seorang kultivator, melainkan dari reaksi khusus antara batu roh dan tanaman langka yang hanya tumbuh di tempat ini, yaitu flamevine scarlet sebagai sumber panas utama, dengan tanaman bernama Moondew Orchid yang berfungsi menyeimbangkan panas berlebih, dan Starleaf Lotus yang mengandung energi roh murni."

Lynx mencoba mengingat tanaman Moondew Orchid dan Starleaf Lotus, namun ia tidak mengenalnya. Ia yakin tanaman ini juga hasil persilangan, hal ini membuatnya semakin tertarik dengan desa Linxi.

Kepala desa melanjutkan, "Ketika bahan-bahan itu dipadukan dengan pola tertentu, mereka melepaskan energi panas sekaligus aliran qi alami yang menyerupai api tingkat tinggi. Energi inilah yang kemudian diserap oleh formasi penyulingan. Formasi tidak menjadi sumber panas utama, melainkan berperan sebagai penstabil dan penguat. Ia menjaga suhu tetap konstan, memurnikan energi liar dari bahan-bahan itu, lalu memperbesar kekuatannya dengan menarik sedikit energi spiritual dari sekeliling."

Setelah berhenti sejenak dan mengambil sebuah tanaman berbentuk anggrek putih pucat yang memancarkan kabut qi dingin, dia melanjutkan,"Tanaman ini bernama Moondew Orchid yang berperan penting memastikan panas api tidak berlebih. Setelah panas diperoleh dan distabilkan, puluhan alchemist bekerja bersama menjaga ritme proses. Ada yang mengontrol aliran energi formasi, ada yang menyeimbangkan qi dari bahan, dan ada yang mengawasi reaksi di dalam kuali agar tidak meledak. Kolaborasi tiga hal ini, tanaman spiritual sebagai sumber panas, formasi sebagai penyalur dan penguat, serta kerja sama kolektif para alchemist, membuat penyulingan pil tingkat tinggi di tempat itu bisa berlangsung tanpa kehadiran api seorang kultivator."

Lynx menatap kepala desa dengan tatapan penuh kekaguman. Apa yang mereka lakukan sudah melebihi kemampuan para alchemist di benua Tianzhou. "Pantas Lala ingin bekerjasama dengan mereka." batin Lynx.

"Kepala Desa, kemampuan dan kecerdasan kalian sangat aku kagumi. Bisakah kalian membantu mencari solusi untuk wargaku yang terkena pengaruh sihir?" tanya Lynx dengan nada penuh harap.

"Sihir? Apa itu sihir?" tanya Kepala Desa yang tidak pernah mendengar kata tersebut.

Sebelum Lynx menjelaskan, sebuah suara keras menggema di seluruh desa.

"Lepaskan kepala desa. Kalian sudah menyinggung kerajaan Muyun. Menyerahlah atau kami akan membunuh kalian!"

